Responsive image

For Info & Inquiries
+6285954487807

Responsive image

Naypyidaw Kota Berhantu Myanmar

Di publikasikan oleh Admin Pada Tanggal 28 November 2019
Responsive image

Naypyidaw Kota Berhantu Myanmar - Naypyidaw merupakan salah satu kota Myanmar yang terbilang unik. Kota ini telah menggantikan Yangon sebagai Ibu kota Myanmar sejak tahun 2005. Terbilang unik karena kota ini memiliki luas 7.054 kilometer persegi kira-kira empat setengah kali ukuran London (1.569 kilometer persegi), namun hanya memiliki populasi sebesar 924.608 jiwa. Sangat rendah bila dibandingkan dengan estimasi London tahun 2016 sebesar 8,63 juta.
 
Naypyidaw yang secara harfiah bermakna 'Kediaman Raja-raja'—tidak seperti kota-kota lain di Myanmar, bahkan untuk ukuran ibukota yang lekat akan padatnya populasi. Kota ini begitu luas dan jarang dihuni. Jalan-jalannya jarang dilalui kendaraan dan lebih menawarkan pemandangan sepi.  Laman Britannica menyebutkan, pembangunan Naypyidaw dimulai pada tahun 2004 dan berada di lokasi terpencil dengan jarak 320 kilometer di sebelah utara Yangon. Naypyidaw memiliki 20 jalur jalan raya, empat lapangan golf, taman safari, kebun binatang lengkap dengan habitat penguin ber-AC, hingga sebuah pagoda spektakuler. Tak hanya itu, infrastruktur seperti transportasi, mal, restoran, serta fasilitas penunjang lain juga telah ada.
 
Melansir The Star, dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan, para penduduk disebut lebih memilih tinggal di Yangon dibanding di ibu kota baru ini. Tentu saja kondisi ini membuat Naypyidaw terlihat sepi. Bahkan beberapa media menyebutnya sebagai "kota hantu". Sebagian besar diplomat dan bisnis asing juga masih bertempat tinggal dan beraktivitas di Yangon, meskipun pemerintah Aung San Suu Kyi mendorong kedutaan besar untuk pindah ke Naypyidaw. Namun sejauh ini, hanya China yang telah membuka kantor penghubung di sana, sementara Amerika Serikat rencananya akan menyusul langkah China pada tahun depan.
 
Sejauh ini, tidak bisa dipastikan alasan mengapa Pemerintah Myanmar sepakat memindahkan ibu kotanya. Bahkan asal-usul kota ini diselimuti rumor dan spekulasi. Beberapa orang menyebut, pembangunan Naypyidaw sebagai proyek kesombongan Than Shwe, mantan pemimpin militer negara itu. Namun beberapa orang lain melihat Naypyidaw memang diperuntukkan bagi militer. Pemindahan ibu kota tersebut merupakan langkah untuk mengisolasi tentara Myanmar dari Yangon. Tetapi, pihak militer menyebut, jika Naypyidaw dipilih karena lokasinya. Letak Naypyidaw yang berada di tengah-tengah Myanmar dinilai lebih mudah menjangkau wilayah lain di negara itu.

Share On:

Daftar Newsletter

Jadilah orang pertama yang mendapatkan informasi diskon dan penawaran menarik