Responsive image

For Info & Inquiries
+6285954487807

Responsive image

Kimchi Makanan Asli Korea yang Menyehatkan

Di publikasikan oleh Admin Pada Tanggal 07 Desember 2019
Responsive image

Kimchi Makanan Asli Korea yang Menyehatkan - Berbicara tentang makanan khas Korea Selatan, kimchi pasti yang akan pertama muncul dari benak anda. Ya, kimchi memang sudah identik dengan Negeri Ginseng. Bahkan kimchi sudah diakui sebagai warisan budaya non benda oleh UNESCO. Kimchi merupakan makanan fermentasi yang dibuat dari sayuran yang difermentasi dengan air garam, kemudian dibumbui dengan bubuk cabai dan bumbu-bumbu lainnya. Setelah dibumbui, kimchi harus disimpan selama 2x24 jam sampai bumbu menyerap sempurna. Semakin lama penyimpanannya di dalam kulkas akan membuat kimchi semakin lezat dan menyehatkan. Makanan yang sudah ada sejak 3.000 tahun yang lalu ini berasal dari Tiongkok.
 
Kimchi dibuat dari beraneka ragam bahan sesuai dengan jenis kimchi dan selera orang yang membuatnya. Kimchi yang paling dikenal adalah baechu kimchi yang dibuat dari sawi putih dan lobak dicampur bawang putih, cabai merah, daun bawang, jahe, garam & gula. Museum Kimchi Pulmeone yang ada di Seoul mencatat terdapat 187 jenis kimchi, mulai dari kimchi zaman dulu hingga kimchi zaman sekarang.
 
Kimchi memiliki nilai gizi yang tinggi dan memiliki banyak manfaat kesehatan dan menjadikannya tempat sebagai salah satu dari lima makanan tersehat di dunia menurut majalah kesehatan Amerika "Health". Berkat proses fermentasi, kimchi yang mengandung bakteri asam laktat, bakteri yang membantu pencernaan dan memerangi bakteri berbahaya. Kimchi juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu mencegah pertumbuhan kanker.
 
Kimchi merupakan budaya di Korea, sampai-sampai mereka menyiapkan lemari es khusus untuk kimchi. Sebagian besar orang Korea membuat kimchi dalam jumlah banyak sewaktu panen sawi putih untuk persiapan musim dingin sehingga perlu lemari es khusus untuk menyimpan persediaan kimchi. Orang Korea juga sering mengucapkan "kimchi" sewaktu berfoto agar terlihat sedang tersenyum sebagai pengganti kata "cheese" yang sering diucapkan penutur bahasa inggris.
 

Share On:

Daftar Newsletter

Jadilah orang pertama yang mendapatkan informasi diskon dan penawaran menarik